Analisis Statistik Keaktifan Gempa Bumi di Indonesia

2 10 2007

Keaktifan gempa bumi di Indonesia telah dianalis menggunakan metoda statistik pada 15 daerah penelitian yang disesuaikan dengan tingkat kegempaannya dengan magnitude >= 5.0, kedalaman <60 km, dan periode pengamatan antara tahun 1900-1998.Distribusi gempa bumi dianalis dengan menggunakan rumus hubungan Magnitude – Frekuensi Guttenberg-Richter (1954). Dalam penentuan hubungan ini digunakan metoda Maksimum Likelihood. Harga b yang didapat yang merupakan seismotektonik berkisar antara 0.75 – 1.2.Nilai harapan dari keaktifan seismik yang akan terjadi didapat dari kombinasi distribusi waktu dan magnitude setiap daerah penelitian. Prakiraan jumlah gempa pertahun untuk magnitude M >= 0 dan M >= 5.0 dihitung sebagai indeks seismisitas. Kemungkinan kejadian gempa bumi dengan M >= 7.5 dihitung untuk berbagai periode pengamatan tertentu yang merupakan gambaran umum dari resiko gempa dan dapat dianggap sebagai indeks dari koefisien seismik untuk keperluan bangunan tahan gempa. Periode ulang gempa untuk M >= 7.5 antara 10-165 tahun


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: