SBY Minta Warga Mengungsi

25 10 2007

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta warga yang masih bertahan di daerah rawan bencana Gunung Kelud untuk mengungsi.

Presiden juga mendukung keputusan Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung yang masih mempertahankan status Awas Gunung Kelud hingga sekarang. Dalam paparan seusai mendengar laporan Kepala PVMBG Surono di lokasi pengungsian Lapangan Desa Pluncing, Kec Kepung, Kab Kediri, tadi malam, SBY mengatakan tidak akan memengaruhi dan mengintervensi keputusan Surono tentang kondisi Gunung Kelud. Apalagi, hingga saat ini kondisi Gunung Kelud masih sangat mengkhawatirkan dan potensi meletusnya besar.

“Saya sebagai Presiden akan selalu mendukung langkahlangkah yang dilakukan Tim Vulkanologi dan tidak akan memengaruhi atau mengintervensi mereka dalam menentukan status Gunung Kelud,”ujar SBY. Presiden mengatakan, masyarakat di Kab Kediri dan Blitar yang berada di lokasi kawasan rawan bencana (KRB) III untuk bersedia mengungsi ke tempat yang telah ditentukan. Meski kondisi ini akan bisa berlangsung sangat lama, hal itu merupakan satu-satunya upaya untuk menghindari korban jiwa.

“Saya minta Kapolri dan Panglima TNI melakukan evakuasi seluruh warga yang masih berada di daerah berbahaya melalui pendekatan yang baik.Ini demi keselamatan kita semua,” tegas SBY. Selain itu, SBY meminta pemerintah daerah untuk memberi solusi atas kekhawatiran warga ketika meninggalkan rumah mereka. Sebab, menurut laporan yang diterima, banyak warga yang menolak mengungsi karena tidak mau meninggalkan rumah dan ternak yang dimiliki. Jika diperlukan, ternak-ternak itu harus turut dipindahkan ke tempat aman bersama pengungsi.

Menanggapi keluhan Kepala PVMBG Bandung Surono yang merasa dilematis dengan kondisi seperti ini, SBY meminta pihak-pihak tertentu untuk tidak mencari kambing hitam dan memperkeruh suasana. Sebab, apapun yang dilakukan Tim Vulkanologi selalu berdasarkan fakta dan tidak mengada-ada. Untuk itu, SBY meminta Tim Vulkanologi agar melakukan evaluasi sepekan sekali untuk mengetahui kondisi terbaru Kelud. Presiden akan terus mengikuti perkembangan Kelud melalui laporan yang disampaikan Tim PVMBG. Dalam kesempatan tersebut, SBY juga menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk memberikan bantuan dana kepada pemkab setempat.Rencananya, masing-masing pemkab akan mendapat kucuran Rp1 miliar untuk mengatasi bencana.

Nilai itu akan bisa bertambah sesuai kebutuhan yang diajukan. Sementara itu,saat menjelaskan kondisi Gunung Kelud saat ini kepada Presiden, Surono menyampaikan adanya temuan gas karbon monoksida. Gas tersebut ditemukan dalam kandungan air kawah dengan konsentrasi sebesar 9 ppm. Hingga kini,Surono masih berkonsultasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengetahui risiko gas tersebut. “Kami masih menyelidiki sejauh mana potensi berbahayanya gas ini. Artinya, selain ancaman letusan, masyarakat harus hati-hati dengan gas mematikan ini,”jelas Surono.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: